Archive for the 'Kehidupanku di Informatika' Category

04
Nov
09

Isi email yang menyenangkan……

Sekitar tanggal 21 oktober, sempet mengirim paper TA versi inggris ke dosen pembimbing..
Setelah diperbaiki oleh dosen pembimbing, sang dosen pun mengirim ke konferensi ICACSIS 2009 (International Conference on Advanced Computer Science and Information System) di UI,Indonesia.

Tanggal 30 Oktober 2009, dapat email:

Terus hasil reviewnya adalah sbb:


Comment: Emang ga well organized juga setelah dilihat-lihat…



Comment: Deg-deg an. huhu…. merasa penelitian kemaren blom bahkan jauh dari sempurna

Akhir kata,
Walopun bukan murni karya sendiri tp sangat senang sih karena keterima, tp jadi khawatir juga karena disuruh presentasi tanggal 7-8 desember 2009. Baru pertama kali dapat reward ini…

Thank you god for this rare chance. I will do my best…

Fiuh….. Semangat Win (/^.^)/

12
Sep
09

eS Te Be…………

Tanggal 11 September jadi hari yang memorial…
Bukan karena peringatan pemboman, tp karena di tanggal itu saya akhirnya bisa sidang S1(akhirnya ^ ^ setelah menantikan sekian lama).
Hasil sidang: banyak revisi dokumen. Satu halaman berita acara pun tak cukup.

Cara pembimbingku menyampaikan hasil:
“Sayang sekali win… anda belum bisa dinyatakan lulus………..”
“Sebelum melakukan semua revisi di dokumen. Dokumen paling telat diserahkan tanggal 9 oktober. Tp kl mau lulus oktober paling telat tanggal 2 oktober.”

Siap, bu.

07
Aug
09

Jadi Angkatan 2005 dan 2009

Well, kemarin akhirnya saya mendaftarkan diri ke itb sebagai angkatan 2009. Bukan s1 melainkan s2. Pendaftaran kemaren jauh lebih cepat daripada sewaktu daftar s1 dulu. Dulu pendaftaran s1 makan waktu sekitar 6 jam (antrinya lama bo >,<).
Yang ini cuma 2 jam. Ada dua pengalaman gak enaknya:
1. Gak bawa materai. Pada surat panggilan, hanya diminta 1 buah materai dan ditempel. Kenyataannya tidak, harusnya bawa dua buah materai. Pengumuman itu ternyata lewat situs. (cih…. lupa liat situs karena kupikir surat panggilannya sudah benar). Ya sudah, karena sudah tiba di sabuga dan males ke toko lagi, kubeli materai dari pedagang asongan di sekitar sabuga. Dia tawarkan materainya sebesar 9000 rupiah. Karena kuanggap mahal, kutawar sebesar 8000 rupiah. Sebenarnya 8000 rupiah sudah mahal, tapi tak apa-apalah. Itung-itung ongkos angkot untuk mencari materai.
2. Well, yang ini lebih gak enak. Tiba-tiba ditodong 300 ribu untuk pembelian kelengkapan (Jas almamater, id card). Sebel abis, di suratnya tak ada tulisan bawa duit 300 ribu. Di situs juga tak ada. Akhirnya ya tak bawa duit apapun. Lagian kalo bawa duit, mikir2 lagi dah kl cuma untuk perlengkapan itb saja….
Jas almamater dah ada berhubung s1 di sini. Saya akan melihat kondisi dan situasi untuk mentransfer 300 ribu ke bni itb.
3. Saya mendaftar dan membayar untuk 13 sks, tp ternyata hanya dibolehkan maksimum 12 sks. Dengan demikian, saya terpaksa menghapus dua sks. Itu berarti saya harus mengurus lagi deh ke annex buat mengambil duit dari itb atau melakukan prs menjadi 13 sks.

Satu lagi cerita, s2 ku ini akan batal jika saya tak lulus oktober. Pendaftaran wisuda tanggal 8 oktober. Biasanya dua minggu sebelum pendaftaran itu harus sudah sidang. Tp dua minggu sebelum pendaftaran wisuda itu terganggu oleh libur lebaran (14 s.d. 25 september). Well, artinya awal september harus sudah sidang. Harga mati.

Sebelum sidang, harus dilakukan pra sidang terlebih dahulu. Pra sidang maksimum tanggal 21 agustus mengingat dosen pembimbingku harus prajab tanggal 23 agustus-6september. Argh…. dokumen masih 0% dan program masih < 50%…..
Noo…..

Jadi deh, saya mempertaruhkan duit 9.1 juta rupiah ke itb. Kalo gw lulus oktober, artinya duit gw aman. Kl gw gak lulus, duit itu bisa hilang….

Semangat \(O_o)/

04
Jul
09

Tes S2 ITB

Hari ini saya sudah melakukan 2 buah tes yang menjadi persyaratan s2 itb. Yang pertama itu tes toefl, yang waktunya kemarin. Hmmmm….. Cukup yakin dengan hasil tes toefl kemarin sih. ^ ^. Saya merasa bisa untuk mengerjakannya. Untuk syarat ITB, saya merasa yakin nilai toefl saya lolos ^ ^. Tes toeflnya “hanya” Listening, Structure, dan Reading Comprehension.

Yang kedua, adalah tes TPA yang dilaksanakan pada pagi ini. Tes TPA ada 3 sub bagian, yaitu Tes kemampuan verbal 90 soal, tes matematika 90 soal, dan tes nalar  70 soal. Waktu total 3 jam.

Tes kemampuan verbal ini mengukur tingkat kemampuan seseorang dalam pengetahuan kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing serapan serta pemahaman teks yang panjang. Tapi, masalah utamanya adalah kata-kata yang diujikan adalah kata-kata yang jarang dipakai dalam kehidupan sehari-hari maupun akademik. E.g. Apakah padanan kata dari duli (baru denger abis), abid? apa lawan kata dari hermes (what….), dkk. Tes pertama dikerjakan dengan cepat karena banyak kata yang super aneh. Untuk bacaan, Saya cukup males bacanya sampe tertidur….. -.-”

Bagian yang kedua, tes matematika. Well, tidak selesai dalam 60 menit. Tetapi kritik untuk yang buat soal,tolong diperiksa lagi dong soalnya. Masa menemukan soal yang tak ada jawabannya lebih dari 5 buah….. -.- Yang diingat dari bagian ini bahwa tes ini terdiri dari kemampuan berhitung, analisis deret, dan kemampuan nalar matematika (matematika yang angkanya dikit, banyaknya simbol dan kata-kata).

Bagian ketiga adalah tes kemampuan nalar/logika. Ada 3 bagian jika saya tak salah mengingat. Ada silogisme, Nalar Posisi orang, dan Gambar (mirip test IQ). Kritik buat silogisme: Please, use more understandable words. E.g. Ada orang yang tak mengikuti rapat. Pada soal tertulis sementara orang yang tak mengikuti rapat. -.-” Pada bagian yang kedua, yaitu nalar posisi orang dengan dideskripsikan berbagai kondisi. Misal: A ada di sebelah kiri D, E sebelah kiri F, B tidak mau di dekat A, dkk. Ada kritik lagi untuk yang buat soal: tolong cek lagi soalnya, ada yang jawabannya tidak pasti.  Bagian terakhir, adalah nalar gambar. Juga masih ada yang tak ada jawabannya.

Well, untuk 2 syarat ini saya merasa mampu untuk melewatinya……

Tp ada satu syarat lagi yang belum terpenuhi…….
Belum selesai Tugas akhir 2…………….. T_T
O_o

06
Oct
08

Receiver LiveLock Problem

Pertama-tama anda bisa memperoleh artikelnya di http://www.cs.rice.edu/CS/Systems/LRP/node4.html

Ini hanya tulisan hasil pemahaman saya setelah membaca artikel tersebut.

Kira-kira begini gambarannya.

Problem ini dapat terjadi ketika network processing. Mengapa?

Ketika sebuah paket masuk, network interface device driver akan menangkap paket tersebut, meng-antri-kan paket tersebut ke dalam IP queue, dan melakukan software interrupt. Software interrupt  akan memproses paket tersebut. Software interrupt memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada user process apapun (Jadi, pemrosesan terhadap paket akan dilakukan terlebih dahulu daripada user process).

Akan tetapi, software interrupt memiliki prioritas lebih rendah daripada hardware interrupt. Artinya, proses penangkapan paket yang masuk akan lebih diprioritaskan daripada pemrosesan paket dalam antrian.

Hal ini menjadi masalah ketika network load sedang tinggi karena secara prioritas, penangkapan paket akan dilakukan lebih dahulu dan paket secara terus-menerus masuk sehingga CPU tak sempat melakukan pemrosesan antrian paket yang ada dalam IP queue. Akibatnya, paket yang sudah tak muat dalam antrian akan dibuang dan antrian yang ada tak pernah diproses. Inilah yang dinamakan Receiver LiveLock Problem (CPU time habis untuk melakukan penangkapan paket, tetapi tidak ada paket yang diproses sehingga tidak ada progress).

Kira-kira begitulah yang bisa saya tulis sekarang.

04
Oct
08

GJ abis liburan ini

Fuih….. Akhirnya nulis lagi….
Selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin ya…

Well, liburan ini seperti biasa diisi dengan berbagai kemalasanku. Entah itu browsing-browsing, tidur-tiduran, nonton, maen game, ato diajakin jalan-jalan oleh om gw. Gw merasa benar-benar menghabiskan waktu tuk kegiatan ga penting deh…

Hmmm…. Rencana awal sebelum libur padahal ingin mengerjakan Final Project. O ya akhirnya saya memutuskan TA bersama Bu Ayu. Tidak seperti entry blog sebelumnya. Alasannya? Merasa Bu Ayu lebih mudah ditemukan di Kampus dan menguasai bahan TA. Well, TA-ku masih belum ada judulnya sih walaupun dah dicoba ditulis ide awalnya… Padahal sudah di-warn oleh Bu Ayu untuk seminar paling lambat bulan November, tp gw terlalu banyak alasan untuk tak mengerjakannya. Ah sudahlah….

Hal lain yang direncanakan adalah belajar materi kuliah yang ajaib-ajaib dan belajar membuat flash game. Tp hanya sebatas rencana, tak direalisasikan. >.< Hampir satu minggu liburan berlalu saat tulisan ini dibuat tetapi tak ada perubahan positif significant pada diri gw. Sedang kehilangan motivasi sepertinya saya.

Well, ngeluh tak akan menghasilkan apa-apa, harus kembali semangat. 

28
Aug
08

Final Project

Well, I have become 4th student in Informatic Engineering, ITB. Now, I have to compose my own Final Project to graduate. I have thought for 2 topic for my Final Project proposal:
1. The topic is about Ambient Occlusion.
Hmmm…. May be it will be a good Final Project, but I’m not very confident of myself to make it intime. Furthermore, I do not have any basics of 3D and I’m not very confident if I can get my tutor in this theme. Too much risk. I wonder if I can make it intime.

2. The topic is about Information Retrieval Application
It’s contrast to the first topic. In this topic, I have some basis because I have taken the class. So, by that, I (may) have less difficulties than the first one. However, I feel I can make the first one, I will be more proud because it has greater difficulties for me (I think).

Well, my constraint is the time. I have only 1 year to get the Final Project done. Now, what should I do?

EDIT: Finally, My Topic Is Out Of Vocabulary Handling with Ayu Purwarianti as my mentor.

10
Aug
08

Akhirnya Fastrek….

Well… akhirnya saya memutuskan ikut Fastrack di ITB. Fastrack itu merupakan program ITB untuk meningkatkan kualitas S2 dengan mengambil mahasiswa S1 nya untuk kuliah di tempat yang sama dan prodi yang sama. Dengan Fastrack, anda bisa mendapatkan gelar S1 dan S2 hanya dalam 5 tahun.

Ada beberapa alasan kenapa ikut fastrack:
1. Belum pernah ada orang yang kuliah S2 di keluarga saya dan para sepupu dari pihak ibu. Jadi, kl bisa S2, artinya pendidikan gw yang pertama. Hehehehehehe

2. Masih ada semangat belajar. Soalnya saya merasa kalo dah kerja, saya mungkin uda males kuliah lagi.

3. S1 dan S2 dapat diraih dalam 5 tahun itu mayan menggiurkan.

4. Mudah2an dengan pendidikan lebih tinggi, lebih banyak perusahaan yang nyari. Dan upah juga mudah2an bisa lebih tinggi.

Well, semoga fastrek nya bener2 fastrek dan tepat waktu. Btw, gw masi ga tau topik TA padahal ingin lulus Juli 2009 -.-

15
Jun
07

Semester Pendek ……..

Tanggal 11 Juni 2007 dimulailah lembaran hidup baru saya di prodi Informatika ITB karena pada tanggal inilah hari pertama kuliah semester pendek. Jarang-jarang prodi saya membuka kuliah semester pendek. Dan akhirnya saya sudah tidak pulang selama 1 tahun. hehehe. Tapi entah kenapa saya masih males untuk belajar di semester pendek ini. Padahal uda keluar duit 600 ribu untuk 6 sks dan semester 4 nilai rata-rata ku sudah dipastikan turun. Ada yang kena T malah(OOP lagi). Ayo, Win semangat. Ciayo

Semoga semester pendek ini bisa mencapai NR 4 sehingga sy setidaknya bisa ‘bluff’: saya pernah NR 4 tp pas semester Pendek. :)

Hmmm…. Semester Pendek ini saya mengambil IB(Intelejensia Buatan) dan APBO(Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek). Kedua kuliah ini nampak menarik, tapi entah kenapa masih kurang motivasi belajar(mudah-mudahan segera berakhir). Kuliah APBO masih mirip-mirip dengan RPL. Tapi yang sekarang merasa lebih sreg. Sedangkan kuliah IB mirip – mirip Strategi Algoritmik+Logika Informatika. Menurutku sih.

Yosh ini bingung mau nulis apa. Uda aja ah




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.